
Selain mengakibatkan hilangnya korban, longsor ini juga merugikan perekonomian warga setempat. Area persawahan yang merupakan sumber mata pencaharian utama tertimbun material longsor, mengancam kelangsungan hidup warga.
Pemerintah desa bersama BPBD kini sedang mendata dampak bencana dan mencari solusi untuk pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak.
Budi mengimbau kepada warga sekitar untuk tetap waspada, mengingat prediksi curah hujan yang masih tinggi dan potensi longsor susulan yang dapat terjadi.
“Kami mengimbau warga untuk tetap siaga. Longsor susulan bisa saja terjadi, dan kami terus memantau perkembangan situasi,” pesannya.
Hingga kini, upaya pencarian korban yang hilang terus dilakukan, dan pihak berwenang berharap dapat segera menemukan Wutuh yang tertimbun di bawah material longsor.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














