
Program Sekolah Rakyat diharapkan dapat mengubah pola pikir dan membuka akses pendidikan yang lebih baik, sehingga anak-anak dari keluarga miskin tidak hanya memiliki kesempatan untuk belajar, tetapi juga terhubung dengan berbagai peluang, termasuk akses ke sekolah unggulan dan akademi militer.
“Anak-anak yang berasal dari keluarga miskin harus diberikan akses pendidikan yang layak, agar mereka memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik, bukan terjebak dalam pola hidup yang terus berulang,” ujar Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi juga menyampaikan pentingnya konektivitas antarprogram pendidikan, serta upaya untuk menciptakan kelas menengah baru di Jawa Barat.
Salah satu langkah konkret yang sedang disiapkan adalah program diploma 3 dan S1 di bidang teknik, guna menciptakan angkatan kerja yang terampil dan siap bersaing di dunia industri.
“Dengan hadirnya program ini, diharapkan dapat menciptakan kesempatan pendidikan yang lebih merata dan memberikan peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengakses pendidikan berkualitas, serta menciptakan generasi yang lebih berdaya saing di masa depan,” imbuhnya.
Perlu diketahui Bupati dan Walikota se-Jawa Barat dihadirkan untuk memberikan masukan terkait kesiapan daerah dalam menyediakan lahan atau aset yang dapat digunakan untuk mendirikan Sekolah Rakyat.
Sekolah-sekolah ini diharapkan dapat mulai dibangun tahun ini dengan alokasi sekitar 200 sekolah di seluruh Indonesia, dengan Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang paling diutamakan. (*/ Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















