
Angka Penjualan BYD dan Denza di 2025
BYD dan Denza menunjukkan capaian penjualan yang menggembirakan di awal tahun 2025. Berdasarkan data yang disampaikan oleh Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, BYD dan Denza sudah berhasil mencatatkan penjualan total sebanyak 3.450 unit selama Januari dan Februari 2025. Rinciannya adalah 2.500 unit untuk BYD dan 937 unit untuk Denza.
“Untuk BYD, Januari tercatat 1.100 unit dan Februari 1.300 unit, total 2.500 unit. Sedangkan Denza, Januari hanya 25 unit karena masih awal dan untuk display, sedangkan Februari mencapai 900 unit,” jelas Luther.
Keberhasilan BYD di Pasar Indonesia
BYD telah membuktikan kemampuannya dengan mencatatkan penjualan luar biasa untuk beberapa modelnya. Pada 2024, BYD M6 menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia, dengan penjualan mencapai 6.124 unit.
Angka ini bahkan melampaui beberapa merek mobil listrik yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia, seperti Wuling Binggo EV, Wuling Air EV, Hyundai Ioniq 5, dan Chery Omoda E5.
Rincian penjualan mobil BYD di Indonesia sepanjang 2024 adalah sebagai berikut:
- BYD M6: 6.124 unit
- BYD Seal: 4.828 unit
- BYD Atto 3: 3.291 unit
- BYD Dolphin: 1.186 unit
Penjualan BYD M6 yang mencatatkan angka tertinggi ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia mulai terbuka dengan pilihan mobil listrik, terlebih dengan banyaknya pilihan yang disediakan oleh merek-merek besar seperti BYD.
Masa Depan Mobil Listrik di Indonesia
Dengan semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik dan dukungan insentif dari pemerintah, prospek pasar mobil listrik di Indonesia sangat cerah. Kehadiran pemain besar seperti BYD dan Denza semakin memperkaya pilihan bagi konsumen dan mendorong daya saing di pasar otomotif.
Optimisme yang disampaikan oleh Arista Group dan para pelaku industri lainnya mencerminkan kepercayaan diri bahwa penjualan mobil listrik bisa mencapai target yang lebih tinggi lagi pada tahun ini.
Pasar mobil listrik diprediksi akan terus berkembang, bahkan berpotensi mencatatkan angka penjualan yang lebih besar dari sebelumnya.
Dengan berbagai faktor pendukung yang ada, tahun 2025 bisa menjadi tahun yang lebih baik bagi pasar mobil listrik di Indonesia, dan semakin banyak konsumen yang beralih ke kendaraan ramah lingkungan ini.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















