
“Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RSUD Karangasem. Namun sayang, dinyatakan sudah meninggal dengan luka serius di kepala dan wajah,” ujar Arimbawa.
Jenazah Suari saat ini masih berada di ruang jenazah RSUD Karangasem, menunggu hari baik untuk pemakaman. BPBD Karangasem juga telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit agar keluarga korban tidak dibebani biaya, mengingat Suari meninggal akibat cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut.
“Hingga saat ini, sudah ada dua korban akibat cuaca ekstrem. Satu orang meninggal dunia dan satu lagi masih menjalani perawatan,” ungkap Arimbawa.
Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga berjanji untuk memberikan santunan kepada keluarga Suari yang ditinggalkan.
“Saya harap keluarga yang ditinggalkan tabah dan mengikhlaskan kepergian korban akibat musibah tersebut,” ucap Pandu saat mengunjungi keluarga Suari di RSUD Karangasem.
Pandu juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di luar rumah, mengingat hujan deras dan angin kencang masih melanda beberapa wilayah di Karangasem.
Kewaspadaan yang lebih tinggi sangat diperlukan untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














