
Sejumlah armada pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas damkar bekerja keras untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
“Kami terus berusaha agar api tidak merembet ke bangunan lain. Warga kami imbau untuk menjauh demi keselamatan,” ucap Syamsul Haris.
Setelah berjuang beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB. Meskipun api sudah padam, petugas masih terus melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada api yang kembali muncul.
Akibat kebakaran ini, empat orang menjadi korban. Mereka adalah Hendrik, Nurokhim, Caslim, dan Mediyansyah. Dua di antaranya mengalami luka bakar serius dan harus menjalani rawat inap, sementara dua lainnya hanya mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan rawat jalan.
“Korban ada empat. Dua dirawat inap dan dua lainnya rawat jalan,” kata Iqbaludin, Humas RS Bhakti Asih, tempat para korban dirawat.
Kebakaran ini menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan saat menangani bahan bakar yang mudah terbakar, serta perlunya kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan yang memiliki risiko kebakaran tinggi.
Pihak berwenang setempat akan melanjutkan penyelidikan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran dan dampaknya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















