
“Sehingga, perlu ada kepedulian dari lingkungan. Kalau ada anak yang berjalan sendiri ke arah sungai dan dibiarkan, risikonya besar. Jadi, harus ada kesadaran dari warga. Kalau ada anak di luar pengawasan orang tua, mestinya ada perhatian, jangan sampai terjadi kehilangan jiwa,” ujarnya.
Untuk itu, Dedie A. Rachim meminta agar, meskipun secara geografis dan kontur wilayah Kota Bogor memiliki potensi rawan bencana, ke depan diupayakan langkah-langkah pencegahan agar tidak ada lagi korban jiwa.
“Saya juga sudah menyampaikan soal mitigasi bencana. Kemudian, pencegahan melalui kolaborasi dan sinergi antarwilayah dapat membantu memetakan area-area yang berpotensi rawan bencana dan mengeliminasi risikonya,” tambahnya.
Sebagai informasi, penyerahan bantuan ini turut disaksikan langsung oleh perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia. Penyerahan ini difasilitasi oleh Pemkot Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) dalam pengajuannya kepada Kemensos.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















