Synnex Metrodata Indonesia Salurkan 10.000 Unit Windows 11 Pro untuk Dukung Transformasi Digital Pemerintah

Synnex Metrodata Indonesia Salurkan 10.000 Unit Windows 11 Pro untuk Dukung Transformasi Digital Pemerintah

BOGORTODAY.COM Synnex Metrodata Indonesia (SMI), distributor solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan mitra resmi Microsoft, baru-baru ini melakukan distribusi lebih dari 10.000 unit perangkat Windows 11 Pro kepada salah satu instansi pemerintah Indonesia.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen SMI untuk mendukung percepatan transformasi digital pemerintah dengan mengutamakan keamanan siber dan penggunaan software asli.

Komitmen dalam Meningkatkan Infrastruktur Digital

Menurut Lie Heng, Direktur PT Synnex Metrodata Indonesia, kolaborasi antara SMI dan Microsoft merupakan tonggak penting dalam memperkuat infrastruktur digital di instansi pemerintah Indonesia.

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Minta Sekolah Tak Pungut Iuran Perpisahan dan Study Tour

“Kolaborasi kami dengan Microsoft merupakan tonggak penting dalam memperkuat infrastruktur digital instansi pemerintah,” ujarnya pada Rabu, 26 Maret 2025.

Penyaluran lebih dari 10.000 unit perangkat lunak Windows 11 Pro ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dalam menghadapi tantangan dunia maya yang semakin kompleks, terutama dengan meningkatnya ancaman terhadap keamanan siber.

Menurut Microsoft Digital Defense Report 2024, kebutuhan akan keamanan siber meningkat 2,75 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Ransomware dan serangan siber lainnya sering memanfaatkan celah pada sistem untuk menyusup dan menyebabkan kerugian yang sangat besar.

Keamanan Siber dan Pentingnya Menggunakan Software Asli

BACA JUGA :  Perdana, Peringatan HJB ke-544 Digelar di Citalahab Malasari

Menggunakan perangkat lunak asli, seperti Windows 11 Pro, menjamin dukungan teknis optimal, pembaruan sistem yang rutin, serta penanganan kerentanan secara tepat waktu.

Hal ini sangat penting untuk meminimalkan risiko yang dapat mengganggu operasional pemerintah dan melindungi data vital publik dari ancaman yang tidak terduga.

Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan berakhirnya dukungan untuk Windows 10 yang dijadwalkan pada 14 Oktober 2025, yang mendorong instansi pemerintah untuk beralih ke platform yang lebih aman dan terbarukan.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================