Hanafi: Penanggulangan HIV/AIDS Tidak hanya Tanggung Jawab Pemerintah

Kota Bogor sendiri menempati peringkat kedua di Jawa Barat dengan jumlah kasus yang terus meningkat dalam tiga tahun terakhir.

Pada tahun 2021, tercatat 333 kasus baru, meningkat menjadi 408 kasus di tahun 2022, dan kembali bertambah menjadi 443 kasus pada tahun 2023.

Dengan kondisi ini, evaluasi kelembagaan, struktur organisasi, pendataan, serta pelaporan menjadi sangat krusial untuk memperkuat strategi pencegahan dan penanganan HIV/AIDS di Kota Bogor.

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

Hanafi juga menegaskan, bahwa evaluasi ini menjadi kesempatan untuk meninjau kembali program-program yang telah berjalan dan menyusun rencana kerja ke depan.

“Melalui evaluasi ini, kita bisa melihat faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran HIV/AIDS di Kota Bogor dan mencari solusi yang lebih efektif. Kita harus memperkuat komitmen bersama dalam upaya ini,” jelasnya.***

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================