Gubernur Bangkok Umumkan Lebih dari 2.000 Laporan Retakan Struktural di Gedung-gedung Setelah Gempa M 7,7

Pemerintah Bangkok berencana untuk segera mempercepat inspeksi di gedung-gedung tinggi, mengingat pentingnya memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para pekerja, terutama menjelang awal pekan kerja pada hari Senin mendatang.

Selain masalah struktural pada gedung-gedung, gempa yang berpusat di Myanmar ini juga menyebabkan keruntuhan gedung tinggi yang sedang dibangun di dekat Taman Chatuchak, Bangkok.

Setidaknya delapan orang tewas dalam insiden tersebut, sementara puluhan orang lainnya masih dinyatakan hilang.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Gempa yang berkekuatan besar ini juga menimbulkan korban jiwa yang signifikan di Myanmar, dengan lebih dari 1.000 orang dilaporkan tewas. Korban tewas diperkirakan akan terus bertambah seiring berlanjutnya proses evakuasi di kedua negara tersebut.

Gubernur Bangkok menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus memantau situasi ini dengan ketat dan memastikan keselamatan publik.

Inspeksi yang dilaksanakan pada akhir pekan ini diharapkan dapat mengidentifikasi kerusakan lebih lanjut serta mengutamakan keselamatan bagi semua orang yang bekerja di gedung-gedung tinggi di ibu kota Thailand tersebut.

BACA JUGA :  Kabar Gembira, Perumda Tirta Pakuan Gelar Promo Pasang Baru Murah Meriah di Momentum HJB

Kepada warga Bangkok, Chadchart mengimbau agar tetap waspada dan mengikuti prosedur keselamatan yang ditetapkan oleh pihak berwenang. Pemerintah juga berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut seiring perkembangan situasi pasca-gempa ini.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================