
“Ini menjadi prioritas dalam 100 hari quick wins pemerintahan Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin,” ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan bahwa proses penentuan penyedia atau operator yang dipilih akan memakan waktu satu hingga dua hari.
“Ditargetkan pada 8 April 2025, Biskita sudah bisa beroperasi kembali. Jadi, memang membutuhkan waktu dari proses purchasing hingga pelaksanaan, kurang lebih satu minggu, bertepatan dengan mulainya kembali aktivitas warga,” ujar Marse.
Setelah para penyedia atau calon operator membuat etalase di e-Katalog V6, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, melalui Dinas Perhubungan, akan menentukan penyedia layanan berdasarkan kualitas dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang telah dibuat dan diusulkan.
“Jadi, kita yang memilih. Prosesnya menggunakan versi 6 (e-Katalog V6). Kami juga meminta pendampingan dari LKPP dan PBJ terkait proses tersebut, yang diperkirakan akan selesai dalam minggu ini,” jelasnya.
Pada tahap awal, akan ada dua koridor yang kembali beroperasi mulai 8 April 2025.
Untuk besaran tarif, masih akan sama dengan tarif sebelumnya hingga nanti dilakukan kajian ulang untuk menentukan tarif khusus bagi pelajar dan lansia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














