BOGORTODAY.COM – Sebuah pohon besar tumbang di Desa Sendangsari, Kecamatan Garung, Wonosobo, Jawa Tengah, pada Jumat (4/4/2025), mengakibatkan jalur utama menuju Wonosobo-Dieng terhambat.
Peristiwa ini terjadi di jalur wisata yang sangat padat oleh pengendara, terutama selama musim liburan. Proses evakuasi pohon yang tumbang masih berlangsung hingga saat ini.
Akibat pohon tumbang, jalur wisata menuju Dieng melalui Wonosobo tidak bisa dilalui. Untuk mengurangi dampak pada pengendara, pihak berwenang mengalihkan arus lalu lintas melalui jalur alternatif yang memutari area tersebut.
Jalur alternatif yang disediakan adalah melalui Desa Sitihatjo dan Desa Dadapan, Kecamatan Garung, yang akan menghubungkan pengendara menuju lokasi sebelum Puskesmas Garung.
Kasubsi Penmas Polres Wonosobo, Aipda Nanang DP Wibowo, mengungkapkan bahwa proses evakuasi pohon masih dilakukan, dan untuk sementara waktu, akses utama menuju Dieng terhambat.
“Saat ini proses evakuasi pohon yang tumbang di jalur wisata Dieng masih dilakukan. Jadi saat ini akses untuk sementara belum bisa dilewati,” kata Aipda Nanang, Jumat (4/4/2025).
Sebagai dampaknya, pengendara kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas diarahkan untuk melewati jalur alternatif yang memutar sekitar 2 kilometer.
Namun, untuk kendaraan besar seperti bus dan truk, masih ada yang tertahan di lokasi kejadian. Proses evakuasi pohon yang tumbang tentu membutuhkan waktu lebih lama untuk membersihkan jalur utama.
“Untuk kendaraan roda dua dan roda empat sementara lewat Sitoharjo-Dadapan. Nanti tembusnya sebelum Puskesmas Garung. Ya memutar sekitar 2 kilometer. Kalau kendaraan besar masih tertahan,” jelas Aipda Nanang.
Pihak berwenang, termasuk tim dari Polres Wonosobo dan instansi terkait, terus bekerja keras untuk membersihkan jalur yang tertutup akibat pohon tumbang tersebut. Para pengendara diimbau untuk berhati-hati dan mengikuti petunjuk dari petugas yang berada di lapangan.
Dengan cuaca yang tidak dapat diprediksi, kejadian seperti ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintasi jalur-jalur wisata, terutama yang terletak di daerah pegunungan dan rawan bencana alam.
Keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan, apalagi di jalur wisata yang kerap ramai oleh pengunjung.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















