Menara Air “Jamur Raksasa” Jadi Ikon Kota Klaten

“Kita sedang cari cara untuk optimalisasi pelayanan. Rencananya akan mengambil air dari Karanglo, Kecamatan Polanharjo, untuk pemenuhan kebutuhan air di kota,” ujar Sigit.

Menara ini sudah terbukti kokoh, meskipun Klaten sempat diguncang gempa pada tahun 2006. “Konstruksinya masih kuat dan saat gempa tidak ada kerusakan,” tambah Sigit.

Saat detikJateng mengunjungi lokasi, menara air ini terletak di lahan seluas 2.215 meter persegi yang dipagar rapi oleh PDAM. Di sekitar menara, kawasan tersebut kini sudah mulai berkembang menjadi permukiman penduduk. Beberapa gang di sekitar menara diberi nama Gang Menara Air, sebagai penghormatan terhadap keberadaan menara yang sudah berdiri lama di desa tersebut.

BACA JUGA :  Satu Rumah Ludes Terbakar di Ciampea, Tidak Ada Korban Jiwa

Hery, Kepala Dusun 1 Desa Jonggrangan, mengungkapkan bahwa menara ini sering disebut sebagai menara jamur atau payung oleh warga setempat karena bentuknya yang khas. “Dinamakan gang Menara Air karena ada bangunan menara tersebut. Dibangun sekitar tahun 1980-an,” kata Hery.

Keberadaan menara ini tidak hanya penting bagi kebutuhan air warga Klaten, tetapi juga memberi ciri khas tersendiri bagi desa Jonggrangan. Banyak warga setempat yang merasa bangga dengan menara ini, karena selain menjadi bagian dari sejarah, menara tersebut juga menjadi penanda penting dalam perkembangan wilayah sekitar.

BACA JUGA :  HARUSNYA ORANG INDONESIA PERILAKUNYA SESUAI DENGAN SILA-SILA YANG ADA DI PANCASILA

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Kota Klaten, kebutuhan air juga semakin meningkat. Untuk itu, PDAM Tirta Merapi terus berupaya melakukan optimalisasi pelayanan agar kebutuhan air di Klaten dapat dipenuhi dengan baik. Menara air yang berbentuk unik ini pun menjadi salah satu bagian penting dari upaya tersebut.

Dengan desain yang mencolok dan fungsi yang sangat vital, menara air ini bukan hanya sekadar infrastruktur publik, tetapi juga telah menjadi bagian dari identitas Kota Klaten yang terus berkembang.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================