
Akses jalan antar desa juga terputus total, sehingga untuk mencapai lokasi yang terdampak, hanya bisa dilakukan dengan menggunakan perahu kayu.
Banjir bandang ini datang dengan sangat cepat, mengakibatkan kerusakan besar di banyak area.
Warga yang terdampak kebingungan dan terpaksa mengungsi untuk menyelamatkan diri, sementara mereka sangat membutuhkan bantuan darurat untuk bertahan hidup. Krisis pangan dan air bersih menjadi masalah utama yang harus segera ditangani.
Pemerintah setempat, bersama dengan tim SAR dan relawan, masih berusaha melakukan upaya penyelamatan dan distribusi bantuan kepada warga yang terdampak.
Namun, tantangan logistik yang besar dan akses yang terbatas membuat proses ini sangat lambat.
Pihak berwenang meminta agar masyarakat tetap tenang dan mematuhi arahan evakuasi, sementara mereka berupaya keras untuk mendistribusikan bantuan dan membuka kembali akses jalan yang terputus.
Kondisi darurat ini masih berlangsung, dan diharapkan adanya dukungan lebih besar dari pemerintah dan pihak lain yang peduli untuk membantu meringankan beban para korban banjir bandang di Kecamatan Baebunta Selatan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















