Banjir Bandang Tenggelamkan Ratusan Rumah di Kecamatan Baebunta Selatan, Luwu Utara

Banjir Bandang Tenggelamkan Ratusan Rumah di Kecamatan Baebunta Selatan, Luwu Utara

BOGORTODAY.COM Banjir bandang yang melanda Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Senin (7/4/2025), menenggelamkan ratusan rumah dan merusak berbagai fasilitas penting di empat desa.

Keempat desa yang terdampak parah adalah Desa Lembang-Lembang, Bringin Jaya, Lawewe, dan Limbong Wara. Dari keempat desa tersebut, Desa Bringin Jaya menjadi yang terparah, dengan banyak rumah warga terendam lumpur hingga ke atap.

Menurut data yang dihimpun dari pemerintah Desa Bringin Jaya, tiga dusun di desa tersebut mengalami dampak yang cukup parah.

Sebagian besar warga desa kini mengungsi secara mandiri, karena rumah mereka terendam lumpur dan air, sementara beberapa warga lainnya masih bertahan meskipun kekurangan pasokan kebutuhan dasar.

Kepala Dusun Cempaka II, Erik Jaya, mengungkapkan bahwa kondisi di tempat pengungsian sangat memprihatinkan.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

“Para korban banjir bandang kekurangan stok makanan dan bahkan mengalami krisis air bersih,” ujarnya.

“Sampai saat ini, belum ada bantuan dapur umum dari pemerintah, dan lokasi pengungsian yang layak juga belum disiapkan.”

Selain ratusan rumah yang tenggelam, sejumlah fasilitas publik juga terimbas, termasuk sekolah dan rumah ibadah yang terendam lumpur.

Akses jalan antar desa juga terputus total, sehingga untuk mencapai lokasi yang terdampak, hanya bisa dilakukan dengan menggunakan perahu kayu.

Banjir bandang ini datang dengan sangat cepat, mengakibatkan kerusakan besar di banyak area.

Warga yang terdampak kebingungan dan terpaksa mengungsi untuk menyelamatkan diri, sementara mereka sangat membutuhkan bantuan darurat untuk bertahan hidup. Krisis pangan dan air bersih menjadi masalah utama yang harus segera ditangani.

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Minta Sekolah Tak Pungut Iuran Perpisahan dan Study Tour

Pemerintah setempat, bersama dengan tim SAR dan relawan, masih berusaha melakukan upaya penyelamatan dan distribusi bantuan kepada warga yang terdampak.

Namun, tantangan logistik yang besar dan akses yang terbatas membuat proses ini sangat lambat.

Pihak berwenang meminta agar masyarakat tetap tenang dan mematuhi arahan evakuasi, sementara mereka berupaya keras untuk mendistribusikan bantuan dan membuka kembali akses jalan yang terputus.

Kondisi darurat ini masih berlangsung, dan diharapkan adanya dukungan lebih besar dari pemerintah dan pihak lain yang peduli untuk membantu meringankan beban para korban banjir bandang di Kecamatan Baebunta Selatan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================