
“Kami sudah menjadi distributor resmi minyak goreng. Kami terus berupaya agar harga bahan pokok tetap berada di Harga Eceran Tertinggi (HET) di pasaran,” tegasnya.
Tak hanya menyoal harga, konsep Tohaga Mart juga dirancang untuk menjawab kebutuhan para pedagang kecil.
Sementara itu, Direktur Operasional Perumda Pasar Tohaga, Haris Ibrahim, memastikan bahwa kehadiran Tohaga Mart tidak akan menjadi pesaing, melainkan mitra strategis bagi pedagang tradisional.
“Kami tidak akan bersaing dengan para pedagang. Justru kami ingin membantu mereka agar lebih mudah mendapatkan pasokan barang,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa Tohaga Mart juga disiapkan sebagai instrumen pengendali ketika terjadi lonjakan harga di pasar. Dengan distribusi yang lebih efisien dan pasokan yang terjaga, pemerintah daerah berharap tidak lagi terlalu bergantung pada fluktuasi pasar bebas.
“Ini adalah salah satu bentuk antisipasi kami ketika harga-harga melonjak. Kami ingin menjaga stabilitas harga di pasaran agar masyarakat tidak terbebani,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















