Diduga Dilempar Bom Molotov, 2 Warung di Jombang Ludes Terbakar

Diduga Dilempar Bom Molotov, 2 Warung di Jombang Ludes Terbakar

BOGORTODAY.COM – Dua warung milik warga di Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ludes dilalap api dalam insiden kebakaran hebat yang terjadi pada Senin pagi (14/4/2025). Peristiwa ini diduga dipicu oleh aksi pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK).

Kebakaran bermula dari warung soto milik Soponyono (58), yang berada di tepi jalan raya. Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke warung kelontong milik Kusnawati, yang letaknya berdampingan. Kedua warung tersebut pun habis terbakar sebelum berhasil dipadamkan.

Kuat dugaan bahwa insiden ini bukan murni kecelakaan, melainkan tindakan sabotase. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya sejumlah pecahan botol berisi minyak tanah serta sumbu yang diduga sebagai bahan peledak rakitan sederhana.

BACA JUGA :  Angkot Usia di Atas 20 Tahun Dilarang Mengaspal

Kapolsek Diwek, AKP Edi Widoyono, membenarkan temuan tersebut. “Saat olah TKP pertama itu ditemukan beberapa botol ada sumbu dan tercium bau minyak tanah seperti bom molotov,” ujarnya di lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi mata, seorang pria misterius berpakaian serba hitam terlihat meninggalkan area warung sesaat sebelum api membesar. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami latar belakang kejadian.

Pemilik warung kelontong, Kusnawati, menyebut bahwa api pertama kali muncul dari warung soto yang berada di sebelah tempat usahanya. “Ada yang bakar dari warung soto, ditemukan botol minyak tanah jam setengah empat pagi,” tuturnya.

BACA JUGA :  Sering Pegal Saat Berada di Ruangan Ber-AC? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Motif pelaku belum bisa dipastikan. Namun, muncul dugaan bahwa aksi ini berkaitan dengan persaingan usaha, khususnya sesama penjual soto di wilayah tersebut.

Tim Inafis dari Polres Jombang telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Hingga berita ini ditulis, belum ada tersangka yang diamankan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penyelidikan sepenuhnya kepada aparat hukum, sembari berharap agar pelaku segera tertangkap dan motif sebenarnya bisa terungkap.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================