
Meski demikian, Bambang juga menyadari adanya tekanan untuk segera mengisi jabatan tersebut secara permanen. Namun, ia menegaskan bahwa proses pengisian jabatan harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Pengen cepat kita juga sama, tapi semua harus sesuai prosedur. Kita menunggu hasil administrasi dan verifikasi dari BKPSDM, karena itu bagian dari kewenangan mereka,” tegas Bambang.
Untuk mengatasi persoalan ini, Bambang menyebutkan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi hal yang sangat penting. Pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan BKPSDM serta instansi terkait lainnya agar proses rotasi dan promosi dapat dilakukan secara efektif, tanpa mengorbankan kualitas pendidikan yang diberikan kepada siswa.
“Kalau semua pihak berjalan sinergis, kita optimis kekosongan jabatan ini bisa diatasi secara bertahap,” harapnya.
Bambang juga berharap agar jabatan-jabatan strategis di lingkungan pendidikan segera terisi. Dengan begitu, keberlangsungan kegiatan belajar mengajar dapat terjaga dengan baik, dan kualitas layanan pendidikan publik di Kabupaten Bogor dapat terus ditingkatkan.
Dinas Pendidikan berkomitmen untuk memastikan bahwa proses pendidikan tetap berjalan dengan lancar dan berkualitas, meski ada tantangan dalam pengisian jabatan yang kosong.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















