
Nasar juga menyoroti kekhawatiran pihak sekolah akibat larangan tersebut, yang mendorong mereka untuk menyelenggarakan kegiatan di lingkungan sekolah masing-masing.
“Akhirnya para penentu kebijakan di sekolah mencari cara yang aman, yaitu melaksanakan kegiatan di sekolah sendiri,” katanya.
Ia berharap pemerintah dapat mengkaji ulang kebijakan ini karena dinilai sangat berdampak pada pelaku pariwisata edukasi.
“Artinya dikaji kembali sehingga dibuat regulasi yang bisa mendukung suasana atau atmosfer untuk study tour edukasi, khususnya di Kota Bogor,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















