
Oleh karena itu, masyarakat, pendaki, serta wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang, yang merupakan pusat aktivitas erupsi Gunung Dukono.
“Letusan dengan abu vulkanik terjadi secara berkala. Sebaran abunya sangat dipengaruhi oleh arah dan kecepatan angin, sehingga area yang terdampak abu bisa berubah-ubah,” jelas Saum Amin.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu menggunakan masker saat berada di luar ruangan, terutama jika abu vulkanik mulai terasa atau terlihat turun di permukiman. PVMBG terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas gunung yang hingga kini masih dalam status Level II (Waspada).***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















