
“Ada tokoh pemilik tanah sudah mengizinkan untuk menghibahkan akses jalan. Ini kan luar biasa, kita perlu apresiasi,” ungkap Ade.
Sebelumnya diberitakan, puluhan pelajar di wilayah tersebut terpaksa menyeberangi Sungai Cihideung dengan risiko tinggi demi bisa sampai ke sekolah, lantaran tidak adanya akses jembatan yang memadai.
Aktivitas itu dilakukan oleh pelajar yang berasal dari Kampung Sempur, Desa Petir, dan Kampung Cihideung Udik, Desa Cihideung Udik.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















