
Apalagi kata dia. Kebutuhan yang diminta warga bukan hanya masalah akses jembatan melainkan kebutuhan bagi dunia pendidikan di wilayah setempat.
“Saya yakin kalau untuk urusan anak sekolah kebetulan juga akses jembatan ini juga bukan hanya anak sekolah, tapi perekonomian masyarakat dan kebetulan juga dua desa ini ketahanan juga bagus,”ujar dia.
“Tahap awal jembatan rawayan dulu karena masyarakat juga sudah swadaya membuat jembatan sementara dari bambu, untuk tindaklanjuti nanti karena warga sudah ada yang membebaskan cukup untuk 1 atau 2 kendaraan kita akan perjuangkan untuk ditingkatkan bisa dilalui kendaraan roda empat,”tandasnya.
Sementara saat meninjau lokasi pembuatan jembatan tersebut. Jaro Ade turut didampingi Camat Dramaga, Danramil, Kapolsek serta kepala desa Petir dan Cihideung Udik.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














