Ricky Siahaan, Gitaris Seringai dan Manajer Iko Uwais, Meninggal Dunia Usai Konser di Tokyo

Dengan Seringai, Ricky tak hanya jadi gitaris, tapi juga komposer, produser, dan kreator utama dari album-album berpengaruh seperti:

  • High Octane Rock
  • Serigala Militia
  • Taring
  • Seperti Api

Seringai menjadi tonggak penting dalam sejarah musik independen Indonesia, bahkan membuka konser Metallica di Stadion GBK pada 2013 — salah satu impian masa kecil Ricky yang berhasil ia wujudkan.

Lebih dari Musisi: Manajer Bertangan Dingin

Di luar musik, Ricky juga dikenal sebagai manajer pribadi Iko Uwais, aktor laga Indonesia yang sukses menembus pasar internasional lewat film seperti The Raid, Headshot, hingga produksi Hollywood.

BACA JUGA :  Rahasia Bartender agar Minuman Tetap Dingin tanpa Cepat Encer

Ricky berperan penting dalam membangun arah karier Iko ke ranah global, dengan pendekatan yang profesional dan penuh strategi.

Selamat Jalan, Ricky

Kepergian Ricky Siahaan meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga dan sahabat, tapi juga bagi komunitas musik Indonesia yang tumbuh bersama karya dan idealismenya.

BACA JUGA :  Sambut Hari Lingkungan Hidup, Warga Mekarjaya dan PTPN IV Regional I Normalisasi Sungai Cikalong

Ricky adalah simbol pergerakan musik keras Indonesia, seseorang yang menjembatani antara semangat bawah tanah dan industri arus utama tanpa pernah kehilangan jati diri.

“Rest in power, Rick. Terima kasih atas musik, semangat, dan integritasmu. Kamu tidak akan pernah dilupakan.”

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================