Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus 13 Kali, Dentuman Terdengar Hingga Larantuka

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus 13 Kali, Dentuman Terdengar Hingga Larantuka. (dok. PVMGB)

BOGORTODAY.COM Gunung Lewotobi Laki-laki kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi. Sejak Minggu malam (20/4) hingga Senin pagi (21/4/2025), gunung berapi yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini meletus sebanyak 13 kali.

Letusan dimulai sejak pukul 23.59 Wita hingga 06.00 Wita. Ledakan gunung yang memiliki ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut itu terdengar keras hingga ke Kota Larantuka, bahkan menyebabkan plafon rumah warga bergetar akibat kuatnya dentuman.

Kolom Abu Capai 3.000 Meter

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro, mengatakan bahwa letusan terjadi dalam kondisi cuaca cerah dan berawan. Asap dan abu vulkanik yang keluar dari kawah tercatat berkisar antara 500 hingga 3.000 meter dari puncak, dengan warna kelabu pekat.

“Sinar api juga tampak dari puncak saat erupsi. Dentuman terdengar sangat jelas dari Pos Pengamatan,” ujar Herman dalam keterangan resmi, Senin (21/4).

Status Siaga dan Imbauan Evakuasi

Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini berstatus Level III atau Siaga. Herman mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA :  Bolehkah Kulit Hewan Kurban Dijual? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

“Tetap tenang, waspadai potensi banjir lahar hujan jika terjadi hujan deras, terutama di wilayah yang dialiri sungai dari puncak gunung,” jelasnya.

Wilayah yang diminta siaga terhadap potensi banjir lahar antara lain: Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawokote.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================