
“Selain sebagai ajang pelestarian budaya, Kirab Mahkota Binokasih juga berperan sebagai pemersatu dan memperkuat identitas bersama di tengah keberagaman budaya Sunda. Ini adalah bukti nyata bahwa kekayaan tradisi kita mampu menjalin persatuan lintas wilayah dengan semangat gotong royong,” lanjutnya.
Kirab Mahkota Binokasih, tambah Bupati Bogor, bukanlah sekadar seremoni tahunan, melainkan gerakan kolektif untuk merawat warisan budaya sekaligus membangun peradaban ideal seperti dicita-citakan Prabu Bunisora Suradipati, yaitu peradaban yang menjunjung tinggi kebajikan dan keharmonisan bagi seluruh rakyatnya.
“Tentunya kami akan terus melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter dan jati diri bangsa,” imbuhnya. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















