Paus Fransiskus Wafat di Usia 88 Tahun, Proses Pemilihan Paus Baru Dimulai

Secara teori, setiap pria Katolik Roma yang telah dibaptis dapat dipilih menjadi Paus. Namun secara praktik, pemilihan biasanya dilakukan dari kalangan kardinal itu sendiri.

Meski 217 dari 266 Paus sebelumnya berasal dari Italia, banyak pihak meyakini bahwa penerus Paus Fransiskus bisa jadi berasal dari luar Eropa.

Ini didukung fakta bahwa Fransiskus telah menunjuk lebih dari 140 kardinal dari luar Eropa selama masa kepemimpinannya, memperbesar kemungkinan munculnya Paus baru dari Asia, Afrika, atau Amerika Selatan.

Proses Pemilihan

Untuk terpilih sebagai Paus, seorang kandidat harus mendapat dua pertiga plus satu dari total suara kardinal pemilih. Pemungutan suara dilakukan dua kali sehari dan bisa berlangsung berhari-hari, bahkan berminggu-minggu, hingga tercapai konsensus.

BACA JUGA :  Kenali Tanda-Tanda Stres Sejak Dini, Jangan Abaikan Dampaknya pada Kesehatan Mental

Tanda paling terkenal dari proses konklaf adalah asap dari cerobong Kapel Sistina:

  • Asap hitam: belum ada Paus terpilih.
  • Asap putih: Paus baru telah dipilih.

Setelah asap putih muncul, biasanya dalam waktu satu jam, Paus baru akan tampil di balkon utama Basilika Santo Petrus, memperkenalkan diri kepada dunia.

Kardinal senior akan mengumumkan dengan kalimat “Habemus Papam” atau “Kita memiliki Paus baru”, sebelum memperkenalkan nama kepausan yang dipilih oleh Paus tersebut.

Seperti pendahulunya, Paus Fransiskus memilih nama tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Santo Fransiskus dari Assisi, tokoh suci yang dikenal karena hidup dalam kesederhanaan dan cinta pada sesama makhluk hidup.

BACA JUGA :  Penyebab Jerawat di Punggung dan Cara Mengatasinya Secara Efektif

Penantian Dunia

Kini, dunia menantikan siapa yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Gereja Katolik sedunia.

Dalam masa penuh harap ini, umat Katolik di seluruh penjuru dunia bersatu dalam doa, sembari menunggu munculnya asap putih dari Kapel Sistina – simbol hadirnya gembala baru yang akan memimpin mereka.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================