Paus Fransiskus Wafat di Usia 88 Tahun, Proses Pemilihan Paus Baru Dimulai

Paus Fransiskus Wafat di Usia 88 Tahun, Proses Pemilihan Paus Baru Dimulai

BOGORTODAY.COM – Dunia Katolik berduka atas wafatnya Paus Fransiskus pada usia 88 tahun, Senin pagi waktu Vatikan.

Paus yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio ini tutup usia sehari setelah kemunculannya dalam perayaan Paskah di Lapangan Santo Petrus. Ia tercatat sebagai Paus pertama dari Amerika Selatan dan non-Eropa dalam lebih dari satu abad terakhir.

Paus Fransiskus telah memimpin Gereja Katolik dunia sejak tahun 2013, dikenal karena pendekatan progresifnya dalam berbagai isu sosial dan religius. Kepergiannya kini memicu dimulainya proses konklaf, yaitu pemilihan Paus baru yang digelar oleh para kardinal Gereja Katolik dari seluruh dunia.

Apa Itu Konklaf?

Konklaf adalah pertemuan tertutup para kardinal di Vatikan yang bertugas memilih Paus baru. Secara tradisional, proses ini dimulai setelah masa berkabung selama 15-20 hari.

Namun, sejak Paus Benediktus mengubah aturan, konklaf bisa dimulai lebih awal jika semua kardinal menyetujuinya.

Pemungutan suara akan dilakukan di Kapel Sistina, di mana para kardinal yang berhak memilih akan dikurung (diisolasi) dari dunia luar. Mereka dilarang menggunakan alat komunikasi seperti ponsel dan internet hingga pemilihan selesai.

Siapa yang Memilih?

Dari total 252 kardinal yang ada saat ini, hanya 135 kardinal yang berusia di bawah 80 tahun memiliki hak suara dalam konklaf.

BACA JUGA :  7 Doa Nabi Musa AS yang Dapat Diamalkan dalam Berbagai Situasi Kehidupan

Para kardinal yang lebih tua masih bisa hadir namun tidak diperkenankan memilih. Kardinal-kardinal ini merupakan pejabat senior Gereja yang umumnya sudah ditahbiskan sebagai uskup.

Selama masa kekosongan, College of Cardinals (Dewan Kardinal) akan menjalankan fungsi pemerintahan Vatikan secara terbatas, namun sebagian besar aktivitas administratif akan dihentikan sampai Paus baru terpilih.

Siapa yang Bisa Menjadi Paus?

Secara teori, setiap pria Katolik Roma yang telah dibaptis dapat dipilih menjadi Paus. Namun secara praktik, pemilihan biasanya dilakukan dari kalangan kardinal itu sendiri.

Meski 217 dari 266 Paus sebelumnya berasal dari Italia, banyak pihak meyakini bahwa penerus Paus Fransiskus bisa jadi berasal dari luar Eropa.

Ini didukung fakta bahwa Fransiskus telah menunjuk lebih dari 140 kardinal dari luar Eropa selama masa kepemimpinannya, memperbesar kemungkinan munculnya Paus baru dari Asia, Afrika, atau Amerika Selatan.

Proses Pemilihan

Untuk terpilih sebagai Paus, seorang kandidat harus mendapat dua pertiga plus satu dari total suara kardinal pemilih. Pemungutan suara dilakukan dua kali sehari dan bisa berlangsung berhari-hari, bahkan berminggu-minggu, hingga tercapai konsensus.

BACA JUGA :  Warga Digenjot Taat Pajak, Truk Dinas Pelat Merah di Kota Bogor Malah Nunggak Sejak 2021

Tanda paling terkenal dari proses konklaf adalah asap dari cerobong Kapel Sistina:

  • Asap hitam: belum ada Paus terpilih.
  • Asap putih: Paus baru telah dipilih.

Setelah asap putih muncul, biasanya dalam waktu satu jam, Paus baru akan tampil di balkon utama Basilika Santo Petrus, memperkenalkan diri kepada dunia.

Kardinal senior akan mengumumkan dengan kalimat “Habemus Papam” atau “Kita memiliki Paus baru”, sebelum memperkenalkan nama kepausan yang dipilih oleh Paus tersebut.

Seperti pendahulunya, Paus Fransiskus memilih nama tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Santo Fransiskus dari Assisi, tokoh suci yang dikenal karena hidup dalam kesederhanaan dan cinta pada sesama makhluk hidup.

Penantian Dunia

Kini, dunia menantikan siapa yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Gereja Katolik sedunia.

Dalam masa penuh harap ini, umat Katolik di seluruh penjuru dunia bersatu dalam doa, sembari menunggu munculnya asap putih dari Kapel Sistina – simbol hadirnya gembala baru yang akan memimpin mereka.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================