
“Alhamdulillah tidak ada yang luka-luka. Hanya banyak anak yang menangis karena shock. Tapi insyaAllah proses belajar tetap berjalan, karena kelas 6 sedang ujian praktek,” ujarnya.
Kepala Desa Pamulihan, Ujang Sulaeman, mengatakan bahwa berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya empat rumah rusak di Dusun Boma, dua di antaranya dalam kondisi rusak berat. Sementara itu, di Dusun Cimasuk, bangunan toilet berbahan baja ringan mengalami kerusakan total.
“Di RW 07 RT 01 fasilitas sekolah rusak berat, atapnya habis. Di RT 004 RW 04 ada empat rumah terdampak, dua rumah di antaranya rusak parah,” jelas Ujang.
Pihak desa telah mulai membersihkan puing-puing dan material bangunan yang rusak. Ujang menyampaikan bahwa kerja bakti akan digelar esok hari untuk mempercepat pemulihan kondisi rumah-rumah yang terdampak.
“Tadi sudah mulai dibereskan. Satu rumah sudah mulai dirapikan. Besok kami akan langsung kerja bakti untuk membereskan rumah yang hari ini rusak,” pungkasnya.
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka serius dalam peristiwa ini. Warga diimbau tetap waspada mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Sumedang dan sekitarnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















