Tanah Bergerak di Brebes Belum Reda, 112 Rumah Rusak dan 383 Warga Mengungsi

“Saya sudah koordinasi dengan BPBD minta dibuat tenda besar lagi untuk menampung pengungsi,” katanya.

Selain tenda, pihak desa juga meminta penambahan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, seperti makanan, air bersih, dan kebutuhan kesehatan.

Ancaman Masih Mengintai

Tanah bergerak di Desa Mendala terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi di kawasan lereng Gunung Slamet. Gerakan tanah tercatat dimulai sekitar pukul 02.00 WIB pada Kamis (17/4) dan menyebabkan pergeseran tanah ke arah Kali Pedes.

BACA JUGA :  4 Cara Simpel Membersihkan Minyak Goreng Bekas agar Tetap Jernih dan Aman Dipakai Lagi

Kepala Pelaksana BPBD Brebes, Supriyadi, menyebut bahwa mahkota longsor berada di wilayah Dukuh Krajan RT 05 RW 03, dengan arah luncur ke barat laut dan sudut kemiringan mencapai 60 derajat. Kondisi ini sangat rawan, terutama jika hujan deras masih terus mengguyur wilayah tersebut.

BACA JUGA :  7 Ciri Seseorang yang Memiliki Kesan Berkelas Tanpa Harus Mewah

Pemerintah desa dan BPBD mengimbau warga yang masih tinggal di sekitar lokasi terdampak untuk tetap waspada dan bersiap mengungsi apabila situasi memburuk. Potensi longsor dan pergeseran tanah susulan masih tinggi, seiring dengan kondisi tanah yang labil dan basah.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================