Viral Patung Biawak 7 Meter di Wonosobo, Dinilai Mirip Asli dan Dibuat Hanya Rp 50 Juta

“Ini sebenarnya belum 100 persen selesai. Nantinya di sekitar patung akan dibuat taman supaya lebih menarik,” tambahnya.

Dibuat dari Dana CSR, Bukan Dana Desa

Terkait sumber anggaran, Ahmad menegaskan bahwa Karang Taruna hanya sebagai penerima manfaat, sementara dana pembangunan berasal dari skema CSR melalui Pemerintah Kabupaten Wonosobo.

Hal ini juga ditegaskan oleh Kepala Desa Krasak, Supinah, yang membantah kabar bahwa patung tersebut menggunakan Dana Desa.

BACA JUGA :  Sarwendah Ingin Perselisihan dengan Ruben Onsu Segera Tuntas Demi Anak-anak

“Di media sosial memang ada yang menyebutkan menggunakan Dana Desa, itu tidak benar. Anggarannya dari CSR, kami mengajukan ke Pemkab dan dicarikan dana,” kata Supinah.

Ia mengaku sangat bangga dengan adanya patung ini karena biawak merupakan bagian dari identitas Desa Krasak. Nama “Krasak” sendiri diyakini berasal dari suara “krasak-krasak” yang sering terdengar ketika biawak melintas di area desa zaman dahulu.

“Saya bangga sekali, karena biawak memang menjadi ikon desa kami. Nama desa ini pun berasal dari suara krasak-krasak itu,” tuturnya.

BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit

Kini, patung biawak tersebut tidak hanya menjadi daya tarik visual di jalur nasional, tetapi juga menjadi titik swafoto para pengguna jalan dan lambang baru kebanggaan warga Desa Krasak.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================