BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menyiapkan program paket sekolah gratis bagi pengamen jalanan yang masih berusia pelajar namun telah putus sekolah. Program ini merupakan bagian dari upaya penertiban pengamen yang dilakukan Pemkot.
Wakil Wali Kota (Wawalkot) Bogor, Jenal Muttaqin, menyampaikan bahwa pengamen yang memenuhi kriteria akan diarahkan untuk tampil di Taman Ekspresi yang telah disediakan pemerintah. Namun, sebelum ditempatkan, mereka akan diseleksi berdasarkan kualitas permainan musiknya.
“Kualitas bermain musiknya seperti apa? Tentu itu menjadi seleksi juga. Jangan sampai warga yang melintas melihat pemusiknya tidak berkualitas, jadi tidak ada atensi,” ujarnya.
Untuk pengamen yang berusia 17 tahun ke bawah dan tidak lagi bersekolah, Pemkot akan memfasilitasi pendidikan melalui program kejar paket sekolah.
“Kalau usianya di bawah 17 tahun, kita cek dia sekolah atau tidak. Kalau putus sekolah, kita siapkan paket sekolah gratis,” kata Jenal.
Ia juga menyoroti bahwa ada anak-anak yang mengamen tanpa sepengetahuan orang tuanya. “Karena ada anak-anak yang hanya ikut-ikutan saja tapi nggak tahu orang tuanya setuju atau tidak,” jelasnya.
Jenal menegaskan bahwa Pemkot ingin memastikan anak-anak yang putus sekolah tetap memiliki masa depan dengan menyediakan jalur pendidikan alternatif.
“Kita nggak mau anak yang di bawah umur ikut mengamen, maka kita harus sekolahkan mereka,” tutupnya. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















