Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.874 per Dolar AS, Masih Berpeluang Menguat

BOGORTODAY.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi, Kamis (24/4/2025).

Berdasarkan data pasar, rupiah berada di level Rp16.874 per dolar AS, turun 3 poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia pagi ini menunjukkan tren bervariasi. Baht Thailand menguat 0,1 persen, yen Jepang naik 0,34 persen, sedangkan ringgit Malaysia justru melemah 0,24 persen.

Mata uang utama dari negara-negara maju kompak menguat terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris naik 0,17 persen, franc Swiss menguat 0,1 persen, dan dolar Kanada bertambah 0,09 persen.

Potensi Penguatan Masih Terbuka

Meski mengalami pelemahan, pengamat pasar keuangan Lukman Leong menilai rupiah masih memiliki peluang untuk menguat dalam waktu dekat.

BACA JUGA :  10 Makanan Terbaik untuk Meningkatkan Fokus dan Ingatan Otak

Menurutnya, sentimen pasar mulai membaik setelah muncul harapan adanya kesepakatan tarif antara China dan AS, yang bisa meredakan ketegangan perdagangan global.

“Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDGBI) pada hari Rabu yang mempertahankan suku bunga dan menunjukkan tekad kuat BI dalam menjaga stabilitas rupiah juga menjadi faktor pendukung,” ujar Lukman.

Ia memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.750 hingga Rp16.900 per dolar AS dalam waktu dekat, dengan kecenderungan menguat jika sentimen eksternal dan domestik terus membaik.

Kebijakan BI dan Sentimen Global Jadi Kunci

Bank Indonesia (BI) yang tetap mempertahankan suku bunga acuan memberikan sinyal kuat bahwa bank sentral tetap fokus pada stabilitas nilai tukar dan pengendalian inflasi.

BACA JUGA :  Anak Susah Makan? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari Orang Tua dan Cara Mengatasinya

Hal ini memberikan kepercayaan kepada investor terhadap prospek makroekonomi Indonesia, meskipun tekanan global dari penguatan dolar AS dan ketidakpastian geopolitik masih menjadi tantangan.

Meski rupiah sempat melemah tipis pagi ini, berbagai faktor seperti dukungan kebijakan BI dan harapan perbaikan hubungan dagang global memberi ruang bagi penguatan lebih lanjut.

Pelaku pasar diharapkan tetap mencermati perkembangan global dan regional yang bisa memengaruhi pergerakan mata uang ke depan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================