
“Kalau sudah ketagihan akan sulit lepas. Kalau sulit lepas, jiwa dan masa depan pun bisa terlepas,” katanya.
Fenomena ini memang tidak bisa dipandang sepele. Data dari sejumlah lembaga menyebutkan peningkatan kasus pinjol ilegal dan laporan kerugian akibat judi online meningkat dalam dua tahun terakhir. Situasi ini diperparah dengan masifnya promosi melalui media sosial yang menyasar anak muda.
Dalam sesi penyuluhan, Eko juga menyampaikan pentingnya membangun kesadaran dari diri sendiri dan lingkungan terkecil, yakni keluarga. Ia menekankan perlunya membangun pola pikir yang sehat dan rasa syukur atas apa yang dimiliki.
“Maka daripada itu, jauhi judol dan pinjol agar hidup jadi lebih afdol. Untuk afdol, perbanyak syukur dengan nikmati yang ada, jangan mencari yang tidak ada,” ucapnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















