
Ahmad Rifandi juga mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lembah atau bantaran aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar mewaspadai potensi bahaya lahar atau banjir lahar.
“Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah atau bantaran aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Marapi agar tetap mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung yang berencana mendaki atau melakukan aktivitas di sekitar kawasan Gunung Marapi juga diminta untuk tidak memasuki atau melakukan kegiatan di dalam radius 3 km dari pusat aktivitas kawah.
Peningkatan Aktivitas yang Perlu Diwaspadai
Dengan terus meningkatnya aktivitas vulkanik ini, pihak berwenang akan terus memantau keadaan Gunung Marapi dan memberikan informasi terkini mengenai kondisi gunung serta potensi ancaman yang dapat terjadi.
Masyarakat diharap selalu waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang untuk keselamatan bersama.
Erupsi Gunung Marapi kali ini mengingatkan kita akan potensi bahaya yang ditimbulkan oleh aktivitas vulkanik di Indonesia, yang memiliki banyak gunung berapi aktif.
Mengikuti perkembangan informasi dari pihak terkait dan selalu menjaga kewaspadaan merupakan langkah penting untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














