
“Sedia payung sebelum hujan”, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi banjir lintasan di area tersebut, Wali Kota Bogor mempersiapkan saluran air agar bisa mengalirkan air ke sungai yang berada di Jalan Sancang dan Bogor Baru.
Di lokasi yang sama, Plt Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menyatakan bahwa dari hasil mapping, keberadaan saluran air tidak mampu menampung air hujan.
Selanjutnya, ketika ditelusuri, terdapat saluran air yang tersumbat oleh sampah dan bangunan.
“Jadi saluran airnya tidak berfungsi. Seperti saluran air yang seharusnya masuk ke drainase yang ada di Jalan Pajajaran, ternyata masuk ke drainase awal, drainase induk, bukan drainase utama. Sehingga itu menyebabkan air meluap. Di bawah juga tidak bisa menampung karena tersumbat,” ucapnya.
Setelah ditinjau oleh Wali Kota Bogor, Esti menuturkan akan segera melakukan percepatan normalisasi dengan melaksanakan koordinasi bersama wilayah dan warga.
Sebab, bagaimanapun, kebersihan lingkungan juga menjadi tanggung jawab masyarakat sekitar.
“Kita mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi, tidak membuang sampah dan tidak menghambat drainase. Sambil kita juga terus melakukan pemeliharaan rutin drainase. Ya, intinya kita lakukan normalisasi dan warga menjaga lingkungannya,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















