
Sementara anak bungsu mereka, Annas Maulana Alfatih, saat ini masih dirawat intensif di RSI Garam Kalianget.
Salah satu saksi mata, Abdul Rahem, yang tinggal di dekat lokasi, mengaku mendengar suara ledakan keras sebelum melihat api membumbung tinggi.
“Saya dengar ledakan, terus cari sumbernya. Ternyata dari rumah Pak Slamet. Saya lihat api sudah besar, langsung bantu evakuasi,” tuturnya.
Menurut informasi awal dari petugas pemadam kebakaran, ledakan diduga berasal dari tabung gas helium yang digunakan untuk mengisi balon udara. Slamet Riyadi diketahui berprofesi sebagai penjual balon.
“Ada tabung gas helium meledak di lokasi saat kami melakukan pendinginan sisa-sisa kebakaran,” kata Aminurrahman, salah satu petugas damkar.
Kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 250 juta. Saat ini, polisi bersama tim forensik masih menyelidiki penyebab pasti ledakan, termasuk kondisi penyimpanan dan penggunaan tabung helium di rumah tersebut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















