
Bambang juga mengingatkan bahwa erupsi Gunung Dukono bersifat periodik, dengan sebaran abu yang dapat berubah-ubah tergantung arah dan kecepatan angin.
“Direkomendasikan masyarakat sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan saat dibutuhkan, guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanis pada sistem pernapasan,” tambahnya.
Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun waspada, serta terus mengikuti informasi resmi dari otoritas setempat terkait perkembangan aktivitas Gunung Dukono.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















