
Kapasitas Produksi dan Fokus TKDN
Pabrik ini memiliki kapasitas produksi awal sebesar 50.000 unit per tahun, dan angka tersebut dirancang untuk bisa bertumbuh seiring perkembangan pasar.
“Kita bangun kapasitas 50 ribu unit (setahun) kemudian itu akan berkembang sesuai pertumbuhan market share,” jelas Andry Ciu, CEO AION Indonesia.
Selain kapasitas, AION juga menargetkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40% di tahap awal produksi, yang akan terus ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya. Ini menjadi bagian dari komitmen AION untuk mendukung program kendaraan listrik nasional yang berkelanjutan dan berorientasi lokal.
Model-Model yang Sudah Dipasarkan
Sebelum pabrik beroperasi, GAC Indonesia sudah lebih dulu memasarkan beberapa model mobil listrik seperti AION Y Plus, AION V, dan Hyptec HT, yang sukses mencuri perhatian pasar di awal tahun 2025.
Produksi lokal diharapkan akan memperkuat distribusi, menekan harga, dan mempercepat penetrasi AION di pasar otomotif Tanah Air.
Beroperasinya pabrik AION di Cikampek menjadi langkah besar bagi ekosistem kendaraan listrik Indonesia.
Tidak hanya membuka peluang kerja dan investasi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat produksi EV di Asia Tenggara. Semua mata kini tertuju pada peluncuran tipe pertama AION buatan lokal bulan depan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















