Militer Pakistan Serang Pangkalan Udhampur India dalam Operasi Bunyan Marsoos

BOGORTODAY.COM – Ketegangan antara India dan Pakistan kian memanas setelah militer Pakistan melancarkan serangan udara ke pangkalan Udhampur di Pathankot, Punjab, India, sebagai balasan atas serangan rudal yang lebih dulu dilakukan India terhadap tiga pangkalan udara Pakistan.

Serangan balasan yang diberi sandi “Operasi Bunyan Marsoos” ini diumumkan oleh sayap media militer Pakistan. Landasan pacu pangkalan udara Udhampur diklaim menjadi target utama dan telah berhasil dihantam.

“Operasi ini merupakan respons atas tindakan agresi New Delhi,” demikian pernyataan militer Pakistan seperti dikutip Reuters, Sabtu (10/5).

Sebelumnya, India dilaporkan meluncurkan rudal udara-ke-permukaan ke arah tiga pangkalan udara Pakistan, yakni:

  • Pangkalan Udara Nur Khan di Rawalpindi
  • Pangkalan Udara Rafiqui di Shorkot, Provinsi Punjab
  • Pangkalan Udara Murid di Chakwal, sekitar 120 km dari Islamabad
BACA JUGA :  Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Diupayakan Damai, Pertemuan Dijadwalkan Juli 2026

Militer Pakistan menyatakan berhasil mencegat seluruh rudal yang ditembakkan India dan mengklaim tidak ada aset strategis yang terkena dampak.

Serangkaian serangan ini menjadi eskalasi terbaru dari konflik yang dimulai pada Rabu (7/5) lalu. Hingga kini, sedikitnya 48 orang tewas dari kedua belah pihak akibat pertempuran yang terjadi di wilayah perbatasan.

Ketegangan memuncak pasca serangan militan Kashmir pada 22 April yang menewaskan 26 turis, mayoritas warga India. India menuduh Pakistan berada di balik serangan tersebut, tuduhan yang telah dibantah keras oleh Islamabad.

BACA JUGA :  Benjolan di Ketiak Jangan Diabaikan, Kenali Penyebab dan Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai

“Pakistan tidak terlibat dan mendukung penyelidikan terbuka terhadap insiden tersebut,” tegas Kementerian Luar Negeri Pakistan sebelumnya.

Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah India atas serangan balasan Pakistan ke pangkalan Udhampur.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran internasional akan potensi konflik terbuka antara dua negara berkekuatan nuklir di Asia Selatan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================