
Menurutnya, para pelaku memanfaatkan momen pernikahannya yang diketahui secara luas untuk melancarkan aksi balas dendam.
Akad Nikah Tetap Digelar di IGD
Meski dalam kondisi luka cukup serius, keluarga memutuskan akad nikah tetap berlangsung, namun dipindahkan ke ruang IGD tempat Handa dirawat.
“Iya, benar. Akad nikah sudah dilangsungkan,” kata Camat Seberang Ulu I, Mukhtiar Hijrun, Minggu (11/5), mengonfirmasi pernikahan tersebut.
Ia menyebut pihak KUA telah mengesahkan pernikahan meski belum mendapat rincian lebih lanjut dari penghulu.
Kakak ipar Handa, Aidil (42), turut membenarkan bahwa prosesi ijab kabul tetap dilaksanakan meski dalam suasana darurat.
Penyelidikan Polisi
Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami kasus tersebut. Para pelaku telah diketahui identitasnya dan pengejaran sedang dilakukan.
Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan yang terjadi akibat dendam pribadi dan menjadi sorotan publik karena bertepatan dengan hari sakral pernikahan.
Meski luka fisik menyertai hari bahagianya, Ahmad Handa kini resmi menyandang status suami. Harapannya, keadilan bisa ditegakkan dan peristiwa ini menjadi pelajaran bahwa dendam tak seharusnya menjadi alasan untuk merenggut kebahagiaan orang lain.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















