The Sahira Hotel Jadi Tuan Rumah Gerakan Pariwisata Edukatif dan Berkelanjutan

BOGORTODAY.COM – The Sahira Hotel menjadi tuan rumah peluncuran Gerakan Kolaboratif Komunitas Menuju Ekosistem Eco Edu Tourism dan Circular Economy. Inisiatif ini digagas oleh sejumlah mitra strategis lintas sektor, dengan tujuan membangun rantai ekosistem pariwisata edukatif yang berkelanjutan dan rendah emisi karbon.

Acara yang digelar pada 10 Mei 2025 tersebut dihadiri para CEO dari sektor kelautan, pertanian, peternakan, UMKM, logistik, serta perwakilan pemerintah daerah dan komunitas bisnis. Aksi kolaboratif ini mengintegrasikan sektor darat, laut, rantai pendingin (cold chain), dan UMKM dalam satu ekosistem yang holistik dan berdampak nyata.

Dengan misi utama menghadirkan pariwisata edukatif dan rendah emisi, gerakan ini menargetkan penurunan emisi karbon hingga 40% melalui berbagai strategi, antara lain:

  • Penggunaan energi terbarukan dan teknologi hemat energi di sektor perhotelan,

  • Pemanfaatan kendaraan listrik dan sistem logistik rendah karbon,

  • Budidaya laut berkelanjutan dan peternakan rendah emisi,

  • Pemberdayaan UMKM lokal berbasis produk alami dan sistem refill.

Tak hanya fokus pada sisi teknis, gerakan ini juga menyasar perubahan perilaku melalui edukasi kolektif. Kegiatan seperti tur edukatif, pelatihan energi efisien, sekolah lapang, hingga kompetisi komunitas hijau dirancang untuk menyasar wisatawan, pelaku industri, komunitas, dan generasi muda.

BACA JUGA :  Anak Malas Belajar di Rumah? Ini 7 Penyebab yang Perlu Dipahami Orang Tua

Ekosistem Halal Berkelanjutan sebagai Standar Baru

Uniknya, program ini juga mengusung konsep “Halal Berbasis Keberlanjutan” yang mencakup bahan baku halal, praktik kerja etis, serta produk ramah lingkungan tanpa bahan berbahaya. Halal diposisikan sebagai standar universal yang tidak hanya etis, tetapi juga ekologis dan berkelanjutan.

Gerakan ini dijalankan oleh ekosistem bernama Global Olympus Deliverance, yang melibatkan berbagai mitra, antara lain:

  • Salam Group bersama Sahira Hotels Group (perhotelan rendah emisi)

  • Siwa Group (budidaya laut berkelanjutan)

  • Domium, Ai Farm, SobatDomba (peternakan rendah emisi)

  • Gudings & Indofeed (logistik dan pakan hijau)

  • HalalHub.ai (ekosistem halal hijau)

  • Evermos (UMKM hijau berbasis komunitas)

BACA JUGA :  Jangan Selalu Dipilihkan, Ini Manfaat Anak Menentukan Pakaiannya Sendiri

Chief Executive Officer Salam Group, R. Putut Susetyo B. W, menyampaikan bahwa gerakan ini ditargetkan menurunkan emisi karbon hingga 40%, sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku lokal hingga tiga kali lipat. Lebih dari 100 UMKM berbasis ekonomi sirkular ditargetkan tumbuh melalui program ini, yang juga mencakup edukasi langsung kepada wisatawan dan masyarakat lokal.

Tak hanya itu, inisiatif ini juga mencakup pengembangan lima zona eco edu tourism nasional serta penciptaan ekosistem pangan halal organik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Acara ini menandai langkah awal penting menuju sistem pariwisata Indonesia yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================