
Kapendam III Siliwangi menegaskan bahwa penyebab pasti ledakan belum diketahui dan proses investigasi akan dilakukan secara transparan serta komprehensif.
- Jenis Amunisi: Granat hingga Mortir
Menurut Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, amunisi yang dimusnahkan terdiri atas berbagai jenis, termasuk granat dan mortir yang telah kedaluwarsa.
Pemusnahan rutin dilakukan untuk mencegah risiko penyimpanan jangka panjang terhadap amunisi berbahaya tersebut.
- Lokasi Ledakan di Area Terpencil
Pihak TNI menegaskan bahwa lokasi pemusnahan berada di kawasan hutan konservasi milik BKSDA yang jauh dari pemukiman warga.
Lokasi tersebut memang biasa digunakan untuk pemusnahan amunisi afkir agar tidak membahayakan warga.
- Duka Mendalam dari TNI AD
Kodam III Siliwangi menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit serta warga sipil dalam peristiwa ini.
Kapendam III Siliwangi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan para korban dan memberi kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Peristiwa ledakan amunisi afkir di Garut menjadi pengingat betapa pentingnya standar keselamatan dan kontrol ketat dalam setiap kegiatan militer yang melibatkan bahan peledak.
Kejadian ini juga menunjukkan perlunya edukasi kepada masyarakat agar tidak berada di area berbahaya demi keselamatan bersama.
Pihak berwenang diharapkan segera menyelesaikan investigasi dan memberikan hasil yang transparan, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















