
“Agar layanan ini lebih maksimal. Operator perlu ditambah, dan tim teknis harus diperkuat agar kami bisa memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Bupati Bogor juga menjelaskan bahwa keberadaan Command Center merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menuju digitalisasi pelayanan publik yang terintegrasi.
Ia menyebutkan bahwa Command Center ke depan akan dikolaborasikan dengan layanan darurat lainnya seperti 119 dari Dinas Kesehatan.
“Ini merupakan langkah awal menuju digitalisasi desa dan sistem pemerintahan berbasis data. Tempat ini sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu, kami hanya melanjutkan dan menyempurnakan program yang baik agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung transformasi digital di Kabupaten Bogor, demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih responsif dan efisien. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















