
Dia mengungkapkan, kalau perbaikan jalan tesebut sangat dibutuhkan masyarakat setempat. Pasalnya di dalam Kawasan Taman Nasional masih ada enam kampung dengan jumlah 1000 kepala keluarga (KK). Kondisi jalan yang saat ini bebatuan, bakal dibetonisasi serta akan diperlebar.
“Target waktu pengerjaan selama enam bulan hingga November dengan melibatkan masyarakat seperti menebar batu dan membersihkan semak belukar. Sedangkan untuk pengerasan, perluasan menggunakan alat berat yang berasal dari kontraktor dengan melibatkan Korem,” tandasnya.
Dede menambahkan, rekonstruksi jalan sepanjang 18 KM ini, menghabiskan anggaran Rp 20 miliar yang berasal dari APBD Pemkab Bogor.
“Untuk kajian konstruksi jalan itu sendiri berasal dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor. termasuk perencanaan dan data-data awal, berasal dari Dinas PUPR,” tutupnya. (ADV)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














