Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Truk Kontainer di Tanjakan Japia

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Truk Kontainer
Foto. Tangkapan Layar

BOGORTODAY.COM – Polisi ungkap penyebab Kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit truk kontainer di tanjakan Japia, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Kamis (15/5/2025). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.45 WIB dan sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Truk bernomor polisi B 9055 UOK yang dikemudikan oleh NA—seorang karyawan swasta asal Meruya Selatan, Jakarta Barat—diketahui gagal menanjak akibat kondisi jalan yang berlubang. Kendaraan berat itu kemudian mundur dan masuk ke dalam parit.

Kapolsek Citeureup, AKP Ari Nugroho, menjelaskan bahwa faktor utama kecelakaan adalah kondisi jalan yang tidak rata, sehingga menyulitkan kendaraan untuk bermanuver saat menanjak.

BACA JUGA :  Apple Hadirkan AI Generasi Baru untuk Pengembang, Xcode 27 Kini Punya Fitur Coding Agent Canggih

“Saat posisi menanjak di tanjakan Japia, truk terhambat oleh lubang sehingga tidak kuat menanjak dan trailer kembali mundur dan terhenti ke parit,” terang Ari, Kamis (15/5/2025).

Meski kendaraan sempat melintang di jalan dan menutup sebagian akses, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp600 ribu.

BACA JUGA :  Ternyata Mengumpat Tidak Selalu Buruk, Ini Sejumlah Manfaatnya Menurut Penelitian

Truk yang sempat menghalangi jalur kendaraan dari arah Sukamakmur menuju Citeureup itu akhirnya dievakuasi sekitar pukul 06.41 WIB menggunakan derek milik Jasamarga.

“Kendaraan trailer sudah dievakuasi pukul 06.41 WIB menggunakan derek Jasamarga,” ujar Ari.

Sementara itu, berdasarkan video amatir yang beredar dan diterima timetoday.id (Group bogor today), warga sekitar terlihat mengimbau pengendara untuk mengambil jalur alternatif melalui Tengso guna menghindari kemacetan. Saat ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian sudah kembali normal.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================