BOGORTODAY.COM – Kecelakaan tragis terjadi di jalan raya Hutajulu, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Kamis (15/5/2025).
Sebuah truk Cold Diesel dengan nomor polisi BB 8864 CB menabrak sebuah ambulans jenazah milik RSUD Adam Malik, yang menyebabkan satu orang tewas dan dua lainnya luka-luka.
Peristiwa memilukan ini terekam dalam video yang viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat kondisi bagian depan ambulans yang ringsek akibat benturan keras dengan truk.
Kecelakaan terjadi saat ambulans yang dikemudikan Edi (45), warga Bunga Mawar, Kota Medan, tengah membawa jenazah dari RSUD Adam Malik menuju rumah duka di Kota Sibolga.
Di dalam kendaraan tersebut, terdapat dua penumpang lainnya yakni ibu dan kakak sepupu dari almarhum, serta satu jenazah.
Sementara dari arah berlawanan, sebuah truk datang dari Dolok Sanggul menuju Kecamatan Tele, Kabupaten Samosir.
Diduga sopir truk berinisial SR mengemudi dengan kecepatan tinggi. Di saat bersamaan, ambulans yang tidak menyalakan sirene dan melaju pelan dari arah Tele, tidak sempat menghindar sehingga tabrakan tidak terelakkan.
Benturan keras mengakibatkan sopir ambulans, Edi, meninggal dunia di tempat. Sedangkan dua penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Kondisi Korban
Mitha Febriani Boru Simarmata, pihak keluarga dari jenazah yang diangkut ambulans, mengungkapkan kesedihannya. Ia mengatakan bahwa jenazah yang dibawa adalah adiknya, Dion Karlitos Simarmata.
“Yang di ambulans itu ibu saya dan kakak sepupu. Saya menunggu di persimpangan Dolok Sanggul lalu dapat telepon dari abang, katanya ambulans kecelakaan,” ujar Mitha dengan suara lirih.
Ibunya, Rosdiana Boru Simatupang (49), warga Kota Sibolga, mengalami luka-luka di bagian wajah, tangan, dan kaki.
Sementara kakak sepupunya, Asima Boru Simatupang (35) asal Kota Pematangsiantar, mengalami luka di bagian kening sebelah kiri dan tangan. Keduanya saat ini tengah dirawat intensif di IGD RSUD Dolok Sanggul.
Jenazah Dion Karlitos Simarmata telah berhasil dibawa ke rumah duka di Kota Sibolga. Sementara jenazah sopir ambulans Edi telah dipulangkan ke rumah duka untuk disemayamkan.
Penanganan Lanjutan
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan memeriksa pengemudi truk yang selamat dari kejadian tersebut.
Dugaan awal mengarah pada kelalaian dalam berkendara dengan kecepatan tinggi dan tidak adanya sirene yang aktif pada ambulans.
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya, terlebih pada kendaraan darurat seperti ambulans.
Harapan besar tertuju pada pihak berwenang untuk melakukan evaluasi serta penindakan tegas guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















