
Ia mengaku telah menyalakan lampu hazard sebagai tanda peringatan. Truknya diparkir menghadap ke barat di bahu jalan.
Sayangnya, kecelakaan terjadi di titik jalan yang minim penerangan. Tidak ada lampu jalan umum, dan truk tersebut juga tidak dilengkapi dengan rambu-rambu tambahan seperti segitiga pengaman yang dapat memperingatkan pengguna jalan lain.
Akibat benturan keras, Agung mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki. Ia sempat dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, namun nyawanya tidak tertolong.
“Kondisi korban MD (meninggal dunia) di tempat. Saat kami evakuasi ke IGD, dicek dokter ternyata MD di lokasi,” ungkap Agil Salafi, sopir ambulans RSUD Prof dr Soekandar.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan dan kemungkinan adanya kelalaian dalam penanganan kendaraan parkir di lokasi kejadian.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















