
Dokumen Kesepakatan Jakarta menyebutkan bahwa penyelesaian konflik didasarkan pada semangat ketulusan, persahabatan, dan tanggung jawab terhadap organisasi, masyarakat, serta negara.
Kongres Persatuan akan disiapkan oleh panitia bersama yang terdiri dari Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) dengan komposisi seimbang dari kedua belah pihak.
Dalam kesepakatan tersebut juga ditegaskan bahwa seluruh anggota biasa PWI memiliki hak untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum dalam Kongres mendatang. Jika ada hambatan administratif akibat konflik sebelumnya, akan dihapus melalui mekanisme yang disepakati bersama.
Mediator Dahlan Dahi mengapresiasi semangat rekonsiliasi yang ditunjukkan kedua pihak.
“Bang Hendry dan Bang Zul tegas dan konsisten dengan prinsip masing-masing. Tapi kebesaran jiwa dan rasa tanggung jawab yang tinggi untuk pers Indonesia menjadi titik temu. Keduanya juga bersahabat. Negosiasi dimulai dari sana,” kata Dahlan.
Negosiasi antara Hendry dan Zulmansyah berlangsung sekitar empat jam, dengan perdebatan sengit namun tetap dalam suasana kekeluargaan. Dokumen kesepakatan ditandatangani menjelang tengah malam, disaksikan langsung oleh Dahlan.
Kedua pihak juga sepakat untuk segera menyelesaikan poin-poin yang belum disepakati sebelum Kongres Persatuan digelar. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















