Saudi Gunakan Teknologi Cloud Seeding untuk Mendinginkan Suhu di Tempat Suci Haji

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Arab Saudi terus berinovasi untuk meningkatkan kenyamanan jemaah haji, yang setiap tahun mencapai jutaan orang, dengan menggunakan teknologi canggih.

Salah satu inovasi terbaru adalah penyemaian awan atau cloud seeding, yang bertujuan untuk membantu mendinginkan suhu di tempat-tempat suci yang menjadi tujuan utama ibadah haji, seperti di Makkah dan Madinah.

Penelitian terkait cloud seeding ini dilaporkan memberikan hasil yang sangat menjanjikan dan telah dipresentasikan dalam sebuah lokakarya iklim yang diadakan di Jeddah pada Kamis (15/5/2025).

Lokakarya ini bertajuk “Dampak Iklim pada Haji Tahun Ini” dan diselenggarakan oleh Pusat Meteorologi Nasional Saudi (NCM).

Acara ini mempertemukan berbagai lembaga pemerintah dan pihak terkait untuk mendiskusikan cara-cara mengurangi dampak suhu ekstrem selama musim haji yang berlangsung di musim panas.

Teknologi Cloud Seeding di Thaif

Penelitian tersebut difokuskan di Thaif, kota yang terletak di bagian barat Saudi, yang menjadi bagian dari wilayah Makkah.

Di lokasi ini, peneliti menggali potensi untuk meningkatkan pembentukan awan dan meningkatkan peluang curah hujan, yang dapat membantu mendinginkan suhu di area tempat suci di mana jemaah haji berkumpul.

Salah satu pelaksana program tersebut, Ayman Al Bar, menjelaskan bahwa temuan ini adalah langkah besar dalam penggunaan kecerdasan buatan dan teknologi canggih untuk mengelola operasi penyemaian awan.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

“Ini adalah lompatan kualitatif dalam penggunaan teknologi untuk meningkatkan kualitas cuaca, tidak hanya untuk kenyamanan jemaah haji, tetapi juga untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim,” ujar Ayman Al Bar saat memberikan pemaparan.

Penelitian tersebut juga menyoroti kemampuan adaptasi Saudi terhadap perubahan iklim yang semakin pesat serta tantangan lain seperti penggurunan dan kelangkaan air, yang telah menjadi masalah serius di wilayah tersebut.

Dampak pada Ibadah Haji dan Penyesuaian Musim Haji

Selain untuk kenyamanan jemaah, penelitian ini juga bertujuan untuk meningkatkan kondisi cuaca bagi mereka yang melaksanakan ibadah haji. Pada 2025 mendatang, haji musim panas yang biasanya berlangsung di tengah cuaca ekstrem akan menjadi haji musim panas terakhir.

Setelah itu, perubahan waktu pelaksanaan haji akan dilakukan, dengan haji berikutnya diselenggarakan pada bulan-bulan yang lebih sejuk, seperti musim semi dan musim dingin, untuk mengurangi suhu ekstrem yang selama ini menjadi tantangan bagi jemaah.

Dengan temuan teknologi cloud seeding ini, Saudi juga berharap dapat meningkatkan ketersediaan air dan mengurangi dampak penggurunan di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Tidak Suka Kopi? Ini 6 Minuman Pagi yang Bisa Membantu Menjaga Fokus Sepanjang Hari

Penyemaian awan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan curah hujan di wilayah yang sering mengalami kekeringan, serta membantu mendinginkan suhu di daerah-daerah tertentu.

Lokakarya Iklim: Koordinasi untuk Kesiapan Haji 1446 H/2025 M

Lokakarya yang diselenggarakan oleh Pusat Meteorologi Nasional Saudi juga menjadi sarana untuk koordinasi antara berbagai lembaga terkait dalam mendukung musim haji yang akan datang.

Lokakarya ini tidak hanya membahas teknologi cloud seeding, tetapi juga melibatkan diskusi tentang strategi mitigasi terhadap perubahan iklim yang dapat memengaruhi perjalanan haji, serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk memastikan kelancaran ibadah dan keamanan bagi jutaan jemaah.

Program penyemaian awan ini menunjukkan komitmen Arab Saudi untuk menggunakan teknologi canggih dalam mengatasi masalah yang dihadapi selama pelaksanaan ibadah haji, sekaligus mengantisipasi tantangan yang timbul akibat perubahan iklim.

Dalam beberapa tahun mendatang, Saudi berharap untuk terus mengembangkan solusi inovatif lainnya untuk mendukung kelancaran ibadah haji dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================