
“Satu lagi sedang kita upayakan tingkat SMP, rencananya di Karadenan SKB, tapi masih dikoordinasikan lebih dulu,” katanya.
Ia menambahkan, calon siswa yang akan mengisi Sekolah Rakyat tersebut berasal dari keluarga miskin ekstrem dan telah terdata lebih dari 2.000 anak di Kabupaten Bogor.
“Sudah (terdata), anak-anak PKH yang masuk kemiskinan ekstrem, jumlahnya di atas 2 ribu se-Kabupaten Bogor,” tutup Farid.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















