
“Laporan kami terima pukul 03.30 WIB dan langsung kita kerahkan tim ke lokasi. Luas area yang terbakar sekitar 600 meter persegi dari total 1.300 meter,” ujar Tri.
Ia menambahkan bahwa proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih tiga jam, ditambah satu jam untuk pendinginan karena bahan yang terbakar adalah plastik, yang mudah terbakar dan menghasilkan asap pekat serta bau menyengat.
“Api sangat besar karena medianya plastik. Asapnya pekat, baunya menyengat. Untungnya semua karyawan dan pemilik berhasil menyelamatkan diri,” imbuhnya.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Namun, indikasi awal mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu utama. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik, khususnya di area penyimpanan bahan mudah terbakar seperti plastik.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















